Home » » Menlu RI: ASEAN-Jepang Kunci Perdamaian Kawasan

Menlu RI: ASEAN-Jepang Kunci Perdamaian Kawasan

Written By T Noval Ariandi on Kamis, 12 Juli 2012 | 12.50

PHNOM PENH - Di sela-sela pertemuan negara anggota Association of South Asian Nations (ASEAN), Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa melakukan pertemuan dengan Menlu Jepang Koichiro Gemba. Pertemuan ini ditujukan memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Jepang.

Menurut Menlu Gemba, diskusi terkait politik, seperti keamanan politik dan maritim berjalan secara lancar pada East Asia Summit (EAS). Menlu Gemba menilai, hal ini terjadi karena peranan besar dari Menlu Marty Natalegawa.

Sementara Menlu Marty menyampaikan hubungan bilateral RI-Jepang yang sudah kuat dan kokoh ini masih memiliki potensi besar untuk berkembang lebih lanjut, oleh sebab Indonesia ingin bekerja sama untuk lebih meningkatkan hubungan bilateral ini dengan memanfaatkan potensi besar tersebut.

"Hubungan ASEAN-Jepang adalah kunci perdamaian, stabilitas dan kemakmuran di kawasan, oleh karena itu, Indonesia juga ingin melanjutkan kerja sama dan memberi dukungan kepada Jepang, meskipun peran Indonesia sebagai negara koordinator ASEAN terhadap Jepang sudah berakhir," ujar Menlu Natalegawa dalam keterangan pers Kedutaan Besar Jepang yang diterima Okezone, Kamis (12/7/2012).

Sehubungan dengan Pertemuan Menlu terkait ASEAN, Menlu Gemba menunjukkan penghargaannya pada upaya-upaya yang dilakukan oleh Menlu Marty bagi sentralisasi dan kesatuan ASEAN. Kedua menlu menegaskan, akan terus berkontribusi bersama-sama bagi stabilitas dan kemakmuran kawasan dengan mendorong kerja sama dan kemitraan pada Pertemuan Menlu Negara Peserta EAS dan Pertemuan Menteri ARF yang akan diselenggarakan hari ini.

Keduanya juga menegaskan mereka memiliki pemahaman yang sama akan pentingnya pemecahan masalah terkai isu seputar Laut Cina Selatan secara damai berlandaskan hukum internasional. Bagi Gemba pemecahan masalah Laut China Selatan harus berdasarkan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Tentang Hukum Kelautan. Tidak lupa pula, kedua juga akan meningkatkan kerja sama atas isu-isu global. (Sumber)
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Populer

.:: eramuslim.com ::.

Aqidah dan Fiqih

More Post »

Asean

METRO TV NEWS AKTUAL

« »
« »
« »
Get this widget