Pemerintah
Kabupaten Kendal, Jawa Tengah menggelar festival kesenian rakyat di Alun-alun
Kendal, Kamis (12/7). Festival ini diikuti 19 kelompok kesenian rakyat khas
Kendal, terdiri dari kesenian Kuda Lumping 11 kelompok, Barongan 7 kelompok dan
Lais 1 kelompok. Mereka masing-masing diberi waktu 20 menit untuk
mempertunjukkan kebolehannya.
Menurut
ketua panitia festival kesenian rakyat, Enny Widaryanti menjelaskan, festival
kesenian rakyat untuk memperingati Hari Jadi Ke-407 Kabupaten Kendal ini
bertujuan melestarikan kesenian rakyat khas Kendal, sekaligus menghibur
masyarakat.
"Di
Kendal banyak kelompok kesenian rakyat. Kami harap bisa terus bertahan,"
kata Enny.
Sementara
itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kendal, Agus Rifa'I menyatakan terima
kasih kepada pengelola kelompok-kelompok kesenian rakyat. Sebab kalau tidak ada
mereka, kesenian tradisional Kendal bisa musnah.
"Kesenian
rakyat itu juga bisa mendatangkan para wisatawan. Saya berharap kesenian ini
bisa bertahan," harap agus Rifa'i.
Di
bagian lain, ketua Dewan Kesenian Kendal, Itos Budi santoso menyebutkan
terdapat puluhan kelompok kesenian rakyat di kabupaten Kendal. Misalnya, Kuda
Lumping dan Barongan. Kedua kesenian tradisional ini bisa bertahan karena sudah
menyatu dengan masyarakat, terutama di pedesaan. "Hampir di setiap desa
yang ada di Kabupaten Kendal ini mempunyai kelompok kesenian Kuda Lumping dan
Barongan," katanya.(Sumber)
0 komentar:
Posting Komentar